Blog Pribadi Ratna Hanafi

Belajar Menulis Sinopsis

Posting Komentar

 Judul : Sepatu Baru Untuk Ayah

Sinopsis :


Rindu tidak menyangka kalau dia akan kalah dalam lomba tilawah kali ini. Ia sudah begitu yakin akan menang juara satu, namun karena satu kesalahan dia tidak mendapatkan juara satu.  Bahkan juara harapan pun tidak. Yang lebih mengecewakan lagi adalah mimpinya untuk membelikan ayahnya sepatu baru harus dikubur dalam-dalam. Ia pulang dengan tangan hampa.

Satu tahun setelah peristiwa kekalahannya, Rindu memutuskan untuk masuk pondok tahfidz. Ia ingin mewujudkan mimpinya menjadi seorang hafidzah. Keinginannya ini mendapat dukungan kuat dari Ayah dan Ibunya. 

Selama di pondok pesantren, Rindu belajar dengan keras. Setiap pagi sebelum masuk kelas, dia harus setoran hafalan kepada Bu Nyai. Jika masih ada yang belum dikuasai, harus diulang lagi sampai bisa. 

Suatu hari Rindu lupa bacaan yang sudah dia hafalkan semalaman. Berkali-kali Rindu melakukan kesalahan, ia pun terpaksa harus mengulang hafalannya. 

Sayangnya meski sudah berkali-kali mengulang, Rindu tetap saja tidak bisa menghafalnya. Ia melakukan kesalahan lagi. 

Selama ini Rindu adalah santri yang paling cepat menangkap pelajaran dan menghafal quran dengan baik. Bahkan dia paham apa dibacanya. Namun kali ini ada yang berbeda. berbeda

Bu Nyai yang menyadari sesuatu, memanggil Rindu ke ruangannya. Dengan lembut, Bu Nyai bertanya kepada Rindu apa yang sebenarnya terjadi. Ia pun bercerita, dua hari lalu Ibunya memberi kabar kalau Ayahnya sudah tiga hari sakit dan dirawat di rumah sakit. Ibu sebenarnya tidak ingin memberi tahu Rindu karena takut mengganggu konsentrasi belajarnya. Akan tetapi kondisi Ayah yang tidak kunjung membaik akhirnya Ibu menelepon Rindu dan menyampaikan kabar tersebut. 

Diliputi rasa takut, Rindu hanya diam. Setelah mendengar cerita Rindu, Bu Nyai pun memberikan izin kepada Rindu untuk pulang menengok Ayahnya yang sakit. 

Bagaimana kisah selanjutnya dan akhir ceritanya? Saya sedang memikirkan endingnya bagaimana. Insya Allah ini akan saya olah menjadi cerpen. Saya sedang mengikutu proyek Nulis Buku Bareng Pejuang Literasi. Dengan tema besarnya Cerpen Rwmaja Muslimah. Doakan semoga tulisan saya ini layak cetak. Wkwkwkwk... 


#ODOP

#Day42


Ratna Hanafi
Hai! Saya Ratna Hanafi. Seorang istri dan ibu rumah tangga yang tertarik dengan dunia kepenulisan. Menulis adalah panggilan jiwa dan cara untuk hidup abadi.

Related Posts

Posting Komentar