Blog Pribadi Ratna Hanafi

Membuat Sendiri Lumpia Sayur di Rumah

Posting Komentar


cara buat lumpia sayur




Sebelum menulis cara membuat lumpia sayur, seperti biasa saya mau cerita dulu nih. Jadi ceritanya kemarin malam itu, om saya yang sakit dan sedang rawat jalan, tiba-tiba mengeluh badannya sakit semua. Tante yang lagi nungguin di sebelahnya bingung karena setelah om mengeluh sakit, tiba-tiba aja diam kaya orang mati. Terus tante panik, langsung manggil-manggil mama. Sontak kita semua kaget dong. Saya dan suami yang kebetulan belum tidur akhirnya keluar. Saya membangunkan mama yang sudah tertidur di kamarnya.

Lampu ruang tengah dinyalakan semua. Kita semua nungguin om di ruang tengah. Tante dan mama terus menuntun om untuk membaca istighfar, al-fatihah, dan menyebut nama Allah. Setelah itu, mama menyuruh tante untuk menggosok-gosok kakinya dan tangannya dengan minyak kayu putih. Sedangkan saya segera mengambil yasin dan membacanya di kamar. Sementara mama sendiri terus mengajak ngobrol om sambil sesekali menuntunnya membaca doa.

Tidak berapa lama kemudian, situasi sudah terkendalikan dan om sudah kembali tidur. Mama bilang sama saya, " Om Hari pingin lumpia sayur kaya yang di Surabaya."

Sempat bingung, karena di Semarang enggak ada yang jual. Saya pribadi pun belum pernah membuat sendiri. Masa iya sih harus ke Surabaya dulu cuma buat beli lumpia sayur. Berat di ongkos coy. Hehe...

Jadilah malam itu, sebelum tidur saya mencari-cari resepnya di youtube. Alhamdulillah dapat resepnya. Setelah itu, saya tidur.

Resep Lumpia Sayur 

Setelah kejadian tadi malam, pagi harinya saya cek isi kulkas. Beberapa bahan sudah ada, seperti kubis dan wortel. Saya hanya tinggal membeli beberapa bahan yang lainnya.

Pergilah saya ke warung. Mama bilang jangan pakai kecambah dan ayam, karena om lagi pantangan makan kecambah dan ayam. Jadilah kecambah diganti buncis dan ayam diganti telor.

Jadi, ini lah bahan-bahan yang saya pakai :

  • 3 buah wortel ukuran sedang (parut memanjang atau potong-potong seukuran batang korek api)
  • 1/4 potong kubis (potong tipis-tipis memanjang)
  • 6 batang buncis (potong tipis-tipis)
  • 2 siung bawang putih 
  • 3 siung bawang merah
  • 10 lembar kulit lumpia
  • 2 butir telur
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt merica
  • 1/2 sdt kaldu bubuk jamur/ayam
  • 1 tangkai daun bawang dan seledri
  • 100 ml air
  • 2 sdm minyak goreng (untuk menumis)
  • 1,5 liter minyak goreng (untuk menggoreng)
  • 1 sdm saus tiram (optional)
  • 1 sdm larutan tepung terigu untuk perekat (terigu yang dicairkan dengan air secukupnya)

Cara Membuat Lumpia Sayur

  1. Saya mulai mengeksekusi bahan-bahannya sekitar pukul 10.30. Dimulai dengan mencuci sayuran, daun bawang dan seledri, bawang merah dan bawang putih. Lalu menyiapkan bumbu-bumbu dan peralatan memasaknya.
  2. Potong kecil-kecil semua sayuran, termasuk daun bawang dan seledri. 
  3. Cincang halus bawang merah dan bawang putih.
  4. Panaskan 2 sdm minyak goreng di atas penggorengan. Gunakan api sedang saja.
  5. Setelah minyak panas, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.
  6. Masukkan 2 butir telur,  lalu diorak-arik.
  7. Masukkan garam, merica, kaldu bubuk, dan saos tiram. Aduk rata.
  8. Masukkan sayuran dimulai dari wortel, kubis, lalu terakhir buncis. Aduk-aduk hingga tercampur merata.
  9. Beri sedikit air. Aduk-aduk lagi. Kemudian tunggu hingga air mendidih dan sayuran sedikit layu. Tujuannya dikasih air, agar bumbu mudah meresap ke dalam sayuran.
  10. Koreksi rasa. Kalau masih kurang pas boleh ditambahkan bumbu sesuai selera. Kemudian aduk-aduk lagi hingga air surut.
  11. Jika rasanya sudah pas, matikan kompor. Tunggu hingga isian lumpianya dingin.
  12. Setelah isian lumpia dingin, tata di atas kulit lumpia. Gulung kulit lumpia, rekatkan dengan larutan tepung. Lakukan hingga kulit lumpia habis.
  13. Panaskan minyak goreng di atas wajan. Goreng lumpia hingga kuning kecokelatan.
  14. Angkat, tiriskan, dan susun di atas piring. Sajikan saat masih hangat.
Kemarin saya memasak isian lumpianya siang hari, dan menggorengnya sore hari. Proses yang cukup panjang karena diselingi isoma dan yang lainnya.

Lumpia sayur baru bisa dinikmati malam harinya. Alhamdulillah nggak hanya om yang suka. Mama, suami, dan anak saya juga suka. Hehe...

Ratna Hanafi
Hai! Saya Ratna Hanafi. Seorang istri dan ibu rumah tangga yang tertarik dengan dunia kepenulisan. Menulis adalah panggilan jiwa dan cara untuk hidup abadi.

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email